Select Page
Mengenal Mesin CNC

Mengenal Mesin CNC

DVN Desain – CNC sendiri merupakan singkatan dari Computer Numerical Control yaitu mesin yang digunakan untuk proses manufacturing. CNC machining center sendiri merupakan salah satu jenis mesin cnc yang banyak digunakan dalam proses manufacturing.

CNC Machining center dapat melakukan proses machining apa saja, misalnya proses drilling, milling, boring, tapping, serta beberapa proses lainnya. CNC Machining center memiliki dua tipe yaitu, tipe vertical dan horizontal.

Unsur penting pada machining center mesin cnc

Linear Axis, merupakan sumbu yang bergerak secara linear. Umumnya mesin machining center mempunyai 3 sumbu linear, yaitu X,Y dan Z axis. Pergerakan dari 3 sumbu tersebut adalah orthogonal.

Rotation Axis, merupakan sumbu yang bergerak secara rotary (berputar). Pergerakan putar bisa di lakukan 1⁰ , untuk mesin Machining center tipe terbaru bisa di gerakkan 0.1⁰ . sedangkan kepresisian gerakan rotari axis umumnya 0.001⁰ pada cnc.

Automatic Pallet Change (APC) 
APC merupakan singkatan dari Automatic Pallet change. Artinya penggantian pallet di lakukan secara otomatis. Untuk proses APC, harus ada 2 pallet, 1 pallet berada di dalam mesin cnc dan yang lain ada di luar mesin. Untuk pallet yang berada di luar mesin di gunakan untuk memasang dan setting benda kerja yang belum di proses, sedangkan pallet yang ada di dalam mesin di gunakan untuk memproses benda kerja.

Mengenal MesinCNC

CNC Woodworking

Cutting Tool

  • Cutting tool adalah alat atau perkakas yang di gunakan untuk membentuk proses machining.
  • Drill (mata bor)
  • Tap
  • Cutter
  • Milling
  • End Mill

Magazine Tool, merupakan tempat parkir cutting tool. Semua cutting tool yang di gunakan dalam proses pada machining center di simpan dalam magazine ini.

Spindle, merupakan alat pemegang cutting tool untuk melakukan proses. Spindle dapat di putar sesuai dengan yang di inginkan, namun kecepatan maksimal putaran sesuai dengan spek dari motor spindle yang di gunakan. Contoh: 3,2 kw, 9 kw, dll.

ATC arm, berfungsi untuk proses pergantian tool pada mesin cnc, dimana arm mengambil cutting tool yang ada di magazine dan Tool yang ada di Spindle di taruh ke magazine. Proses pergantian tool dapat di lakukan secara manual, MDI (Manual data Input) maupun secara otomatis yang di sebut dengan istilah ATC (Automatic Tool Change).

Automatic Tool Change, sebagai penggantian tool secara otomatis, proses ATC secara simple adalah sebagai berikut:

  • Magazine menyiapkan tool yang akan di pindahkan ke area spindle.
  • Arm ATC mengambil tool dari magazine dan meletakkan tool tersebut ke spindle.
  • Jika pada spindle sebelumnya terdapat tool, maka tool yang ada di spindle di pindahkan ke port magazine sesuai dengan alamat sebelumnya.

Lubrication System, pada suatu proses machining sistem pelumasan adalah bagian yang sangat penting , system pelumasan yang baik sangat membantu mengurangi breakdown mesin akibat ke-aus-an pemakaian. Sistem lubrikasi otomatis dapat mengurangi atau bahkan menghilangkan “cara manual pelumasan” sehingga lebih mudah dipantau dan lebih aman.

Penutup

Brand asal China mendominasi pada setiap usaha jasa cnc, karena selain harga jual yang relatif lebih murah, juga kemampuannya yang tidak kalah bagusnya dibandingkan dengan mesin cnc Eropa dan Jepang. Namun memang, tidak semua brand asal China memiliki kualitas baik, khususnya diluar hal teknis seperti support dan aftersales.

Mesin Cnc Woodworking

CNC Woodworking

XYZ adalah salah satu brand asal China dengan kemampuan yang bagus, tersedia service center resminya di Indonesia, sehingga untuk kebutuhan support dan aftersales, dapat terlayani dengan baik, begitu juga untuk kebutuhan aftersalesnya.

Demikian informasi mengenai mesin cnc ini, terima kasih sudah membaca.

5 Ciri Desain Interior Industrial

5 Ciri Desain Interior Industrial

DVN Desain – Untuk memperoleh tampilan estetik yang indah dan menawan pada hunian, desain interior lain umumnya berusaha menutupi material atau bahan dasar yang digunakan. Furnitur kayu wajib diberi finishing, plafon perlu ditutup rapat menggunakan gipsum, dan tembok semen sebaiknya dilapisi cat berwarna.

Namun, desain interior industrial justru tak takut memperlihatkan penggunaan material-material kasar secara terbuka. Kesan unfinished dengan berbagai elemen dan struktur bangunan yang terekspos dapat menampilkan keindahan yang berbeda dan konsep interior yang lebih berkarakter pada hunian.

Penggunaan Material Kayu Dan Logam

Salah satu ciri khas yang menonjol pada konsep industrial adalah material yang digunakan. Material utama yang digunakan pada desain industrial adalah kayu dan logam. Umumnya kedua material ini digunakan pada furnitur dan struktur bangunan, seperti kabinet, kursi, dan tangga.

Kayu yang digunakan dibiarkan terekspos tanpa finishing sehingga menampilkan tekstur yang lebih kasar. Sementara jenis material logam yang digunakan adalah besi, baja, stainless steel, dan alumunium. Elemen logam biasanya hadir dengan warna-warna maskulin seperti hitam dan silver memperlihatkan kesan tegas pada desain industrial.

Bata Dan Semen Ekspos Untuk Dinding Dan Lantai

Bata dan semen ekspos adalah elemen yang identik dengan desain interior industrial. Keduanya memberi efek tampilan unfinished pada ruangan sehingga tercipta nuansa yang lebih kasual sekaligus artistik.

Kesan yang ditampilkan memang dapat menghidupkan karakter ruang, tetapi penerapannya juga perlu diperhatikan. Sebaiknya, jangan menerapkan dinding berbata ekspos dan lantai semen secara bersamaan agar keduanya tak saling berebut perhatian.

Pipa Yang Terekspos

Masih mengandalkan material besi dan komponen pabrik, interior industrial tak pernah tampil dengan dekorasi yang monoton dan minim. Pada desain interior industrial, pipa besi biasanya sengaja dibiarkan terpasang melintasi setiap sudut ruangan. Dilapisi warna hitam atau abu-abu, instalasi pipa siap memperkuat tampilan maskulin dari komponen industrial yang lain.

Desain Interior Living Room

Living Room

Selain itu, elemen pencahayaan juga dapat menambah kesan industrial di ruangan. Penggunaan lampu model eddison light atau lampu gantung berbahan besi juga dapat memperkaya karakter dari desain interior industrial yang diusung.

Furniture Modern Dan Vintage

Karena desain interior industrial lahir dan berkembang di sepanjang abad ke-19, maka pengaruh desain bergaya vintage juga tak bisa dilepaskan. Elemen vintage pada interior industrial biasanya hadir melalui furnitur dan aksen motif.

Kesan vintage ini juga diimbangi dengan unsur-unsur ruangan bergaya modern, baik untuk furnitur, arsitektur ruangan maupun dekorasinya. Anda bisa menyandingkan sofa kulit vintage dengan coffee table berbahan kaca untuk menciptakan gaya industrial yang lebih maksimal.

Penataan Ruang Terbuka

Konsep penataan ruangan juga tak boleh terlewatkan. Dalam interior bergaya industrial, tata ruang terbuka yang tak dibatasi sekat masif membantu menciptakan kesan lapang. Hal ini sangat penting karena banyaknya penggunaan material ekspos yang berukuran besar dan cenderung memakan space kosong di ruangan. Maka dari itu, sebaiknya hilangkan sebagian dinding yang memisahkan ruangan, dan gunakan furnitur sebagai pembatas fungsi ruang.

Dekorasi Interior Ruang Makan

Pantry View

Jika Anda tertarik menerapkan desain interior industrial ke dalam hunian, jangan ragu untuk menerapkan langkah-langkah di atas. Tak perlu mencoba kelimanya secara langsung. Cobalah dengan bertahap, mulai dengan meminimalisir sekat dan merapikan ruangan agar terlihat lebih luas dan nyaman, sehingga lebih mudah ditata ulang konsep desainnya.

Demikian informasi mengenai 5 ciri desain interior industrial yang dikutip dari berbagai sumber.

Sumber: https://www.suara.com/lifestyle/2019/08/02/161445/kenali-lebih-jauh-ini-5-ciri-desain-interior-industrial

WhatsApp us